Website tempat Sharing dan berbagi pengetahuan tentang Fisika, Sains dan Matematika.

Selasa, 16 Agustus 2016

Abu Bakar Muhammad bin Zakaria ar-Razy



Di dunia Barat dikenal sebagai Rhazes, merupakan salah seorang pakar sains Iran yang hidup antara tahun 864 – 930. Ar-Razy juga diketahui sebagai ilmuwan serba bisa dan dianggap sebagai salah satu ilmuwan terbesar dalam Islam. Ia lahir di Razy, Teheran pada tahun 251 H./865 dan wafat pada tahun 313 H/925. Ar-Razy sejak muda telah mempelajari filsafat, kimia, matematika dan kesastraan. Dalam bidang kedokteran, ia berguru kepada Hunayn bin Ishaq di Baghdad. Sekembalinya ke Teheran, ia dipercaya untuk memimpin sebuah rumah sakit di Razy. Selanjutnya ia juga memimpin Rumah Sakit Muqtadari di Baghdad. Sebagai seorang dokter utama di rumah sakit di Baghdad.

Ar-Razy merupakan orang pertama yang membuat penjelasan seputar penyakit cacar. ar-Razy diketahui sebagai seorang ilmuwan yang menemukan penyakit “alergi asma”, dan ilmuwan pertama yang menulis tentang alergi dan imunologi. Pada salah satu tulisannya, dia menjelaskan timbulnya penyakit rhintis setelah mencium bunga mawar pada musim panas. Ar-Razy juga merupakan ilmuwan pertama yang menjelaskan demam sebagai mekanisme tubuh untuk melindungi diri. Pada bidang farmasi, ar-Razi juga berkontribusi membuat peralatan seperti tabung, spatula dan mortar. Ar-Razy juga mengembangkan obat-obatan yang berasal dari merkuri. Semasa hidupnya ia menulis tidak kurang dari 200 buku ilmiyah. Karya Zakaiya Ar-Razy antara lain sebagai berikut:
  1. AL-HAWI (buku penyuluhan); buku ini dianggap sebagai buku induk dalam bidang kedokteran
  2. Ensiklopedia kedokteran yang terdiri dari 10 jilid, jilid ke 9 buku ini di tulis bersama Al-Qanun Fi Al-Tibl karya Ibnu Shinna
  3. ALJUDARI WAL HASABAH (cacar dan campak)
  4. AL-KYMIA merupakan buku acuan penting dalam ilmu kimiya
  5. AL-ASRAR (rahasia-rahasia)
Karya-karya besar ar-raji tersebut merupakan buku rujukan penting dalam perkembangan dunia kedokteran. Saat itu dan untuk masa-masa berikutnya. Buku-buku karya banyak di jumpai di musium-musium Eropa dan banyak digiunakan sebagai buku rujukan untuk dunia kedokteran di dunia Barat. Selain itu banyak sekali penemuan monumental Ar-razi yang sangat berarti bagi perlembangan ilmu kedokteran di antaranya:
  1. Small-fox (penyakit cacar). Penemuan ini melembungkan namanya dalam dunia medis, sebab ia adalah sarjana pertama yang meneliti penyakit tesebut. Ia membedakan penyakit ini menjadi penyakit air (variola) dan cacar merah (vougella).
  2. Air raksa (HG) yaitu salah satu penemuan besar beliau dan banyak manfaatnya di dunia kedokteran.
  3. Diagonsa Hipertensi ar-Razy adalah seorang dokter yang pertama kali melakukan diagonsa terhadap hipertensi (darah tinggi). Ia melakukan penelitian dan pengobatan kepala pening dengan pemanasan saraf. Ia pun melakukan pengobatan mirip cara akupuntur yang sekarang telah amat populer.
Tentang pengobatan yang telah di lakukan ar-razi salah seorang dokter dari Barat mengatakan,”ar-Razi mengobati penyakit kronos dengan cara seperti yang kita terapkan dewasa ini, dan ia juga telah melakukan penjahitan pada luka-lika yang terbuka”. Beliau juga seorang dokter klinia yang terbesar pada masa itu dan pernah mengadakan satu penelitian Al-Kimi atau sekarang lebih terkenal disebut ilmu Kimia. Di dalam penelitiannya pada waktu itu Muhammad Ibnu Zakaria Al-Razi sudah menggunakan peralatan khusus dan secara sistimatis hasil karyanya dibukukan, sehingga orang sekarang tidak sulit mempelajarinya. Disamping itu Al-Razi telah mengerjakan pula proses kimiawi seperti: Distilasi, Kalsinasi dan sebagainya dan bukunya tersebut merupakan suatu buku pegangan Lboratorium Kimia yang pertama di dunia. Bidang lain: Medicine, Ophthalmology, Smallpox, Chemistry, Astronomy.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Random Posts

Arsip Web

Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

Facebook

Follow by Email

Follow Us

Blog Archive

Kritik dan Saran